Rabu, 14 Januari 2015
Senin, 02 Desember 2013
Diposting oleh
Unknown
di
21.13
Mari Belajar Sejarah Penemuan Sel
Kategori :
Sejarah Penemuan Sel,
Sel

Pada faktanya, sejarah penemuan sel
tak akan pernah lepas dari keberadaan mikroskop. Sebab, dengan
ditemukannya alat tersebut, bentuk sel di dalam organisme bisa terlihat
dengan jelas. Mikroskop sendiri ditemukan kira-kira pada akhir abad
ke-16. Alat dengan dua lensa ini kemudian mengalami perkembangan yang
sangat pesat di beberapa Negara yakni Belanda, Inggris juga Italia.
Sampai pada pertengahan abad ke 17, mikroskop mengalami perbaikan yang
cukup signifikan sehingga perbesaran objeknya mencapai 30 kali lipat!
Kemudian seorang ilmuan berkebangsaan Inggris bernama Robert Hooke (1635
– 1703) menyempurnakan mikroskop dengan menciptakan sifat majemuk
sehingga ia mempunyai sumber cahayanya sendiri. Hal tersebut kemudian
memudahkan penggunaan mikroskop di kemudian hari.
Inovasi Robert
Hooke berlanjut dengan kegiatannya yang mengamati potongan kecil gabus
dengan mikroskop. Ia kemudian menemukan fakta bahwa gabus tersebut
memiliki bilik-bilik atau rongga kecil yang ia namakan cell, sebab Hooke melihatnya serupa dengan bilik atau kamar di biara juga penjara. Boleh dikata, sejarah penemuan
sel dibuka oleh Robert Hooke yang kemudian secara estafet dilanjutkan
penelitiannya oleh ilmuan lainnya. Meski demikian, sebenarnya pada masa
yang sama, seorang saudagar kain dari Belanda bernama Antony Val
Leeuwenhoek membuat mikroskop versinya sendiri. Kemudian ia mulai
menggunakan alat tersebut untuk mengamati banyak objek. Dengan
kegiatannya tersebut, ia kabarnya berhasil melihat sel darah merah,
protozoa, bakteri juga spermatozoid. Lebih lanjut, saudagar kain ini
mengirimkan surat atau semacam laporan kepada sebuah organisasi ilmiah
di Inggris bernama Royal Society. Ia mengabarkan hal menakjubkan yang ia
temukan. Salah satunya adalah benda-benda bergerak dalam air liur yang
sebenarnya merupakan bakteri.
Berlanjut pada tahun berikutnya, ilmuan bernama Schleiden dan T. Schwann
mulai mengamati sel-sel jaringan tumbuhan juga hewan. Schleiden sendiri
mengamati sel pada tumbuhan. Ia mendapatkan fakta bahwa terdapat banyak
sel yang menjadi penyusun tubuh tanaman. Kemudian ia mengemukakan
kesimpulannya bahwa bagian terkecil dari tumbuhan adalah apa yang
disebut dengan sel. Di lain pihak, ilmuan T. Schwann juga mengadakan
penelitian lebih lanjut dengan bagian tubuh hewan. Ia juga menemukan hal
yang sama, dan menyimpulkan bahwa bagian paling kecil dari hewan adalah
sel. Hal tersebut diterima oleh beberapa ilmuan. Sampai pada akhirnya
fakta baru diketemukan oleh Robert Brown di tahun 1831. Ia meneliti sel
pada tanaman angrek dan menemukan benda kecil yang terlihat mengapung di
dalam sel. Selanjutnya, benda mengapung tersebut ia namakan dengan inti
sel atau yang biasa disebut nucleus. Inti sel ini memegang peranan yang
penting di dalam sel sebab ia menjadi pusat pengatur segala aktiftas
sel.
Sejalan dengan penemuan Brown, dua ilmuan yakni Johanner Purkinye
juga Felix Durjadin di tahun 1935 kembali mengadakan penelitian lebih
lanjut terhadap struktur sel. Mereka menjumpai cairan di dalam sel yang
kemudian dikenal dengan nama protoplasma. Hasil penelitian ini kemudian
disempurnakan oleh Maz Schultze yang tiba pada kesimpulan bahwa cairan
protoplasma tersebut merupakan hal paling mendasar dari kehidupan
organisme dan tempat paling inti dimana proses hidup berlangsung.
Sejarah penemuan sel ini menandai lahirnya teori-teori baru dalam ilmu biologi, antara lain:
Sejarah penemuan sel ini menandai lahirnya teori-teori baru dalam ilmu biologi, antara lain:
- Sel adalah unit struktural dari makhluk hidup
- Sel adalah unit fungsional dari makhluk hidup.
- Sel adalah unit reproduksi dari makhluk hidup.
- Sel juga merupakan unit hereditas dari makhluk hidup
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/03/mari-belajar-sejarah-penemuan-sel.html
Label: IPA
Diposting oleh
Unknown
di
21.13
Organel sel lainnya adalah asparatus goolgi. Ia merupakan sekumpulan
beksikel yang cenderung pipih dengan bentuk berkantong dengan kelokan
atau sisternae. Dalam organel sel yang satu ini bisa dijumpai banyak
enzim untuk pencernaan yang belum aktif misalnya zimogen juga koenzim.
Asparatus goolgi ini juga bisa menghasilkan sejenis lendir yang dikenal
dengan nama musin dan juga mampu membentuk organel sel lainnya yakni
lisosom. Lisosom ini memiliki sifat yang autosilis, dan memecah makanan
dengan cara edsositosis. Lisosom terdiri atas dua jenis yakni sekunder
dan juga primer. Pada lisosom primer, diketemukan enzim yang belum aktif
dengan peran sebagai vakuola makanan. Sementara itu lisosom sekunder
lebih memperlihatkan peranannya dalam kegiatan pencernaan makanan. Sebab
ia memiliki sifat autofagosom.
Masih ada banyak organel sel lainnya yang menunjukkan sinergitas. Semua organel tersebut, dengan peranannya masing-masing, memastikan organisme bisa melakukan aktiftasnya dengan baik. Meskipun organel sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup, namun pengaruhnya akan terasa signifikan jika tidak berjalan sesuai dengan semestinya.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/03/apa-itu-organel-sel.html
Apa Itu Organel Sel?
Kategori :
Organel Sel,
Sel
Dalam mempelajari ilmu biologi, istilah sel sangat sering kita temukan. Sel merupakan komponen penyusun paling sederhana dari makhluk hidup. Sel
sebenarnya terdiri dari sekumpulan material yang secara sinergis mampu
menopang aktfitas kehidupan yang berlangsung di dalam sel itu sendiri.
Sel dibagi ke dalam dua jenis yakni sel tunggal dan sel dalam jumlah
yang banyak. Makhluk hidup dengan sel tunggal
atau uniseluler misalnya adalah amuba juga bakteri. Sementara itu,
organisme yang terdiri dari banyak sel atau multiseluler misalnya saja
hewan, tumbuhan juga manusia. Seperti telah disinggung bahwa sel
sebenarnya terdiri dari berbagai komponen penyusun yang saling
terkoneksi satu sama lainnya. Komponen penyusun ini lazim disebut organel sel.
Seperti dikutip dari situs Wikipedia, organel sel digambarkan sebagai sebuah struktur dengan fungsi tertentu yang keberadaannya mengapung di dalam sitoplasma. Untuk menyaksikan organel sel ini, tentu kita memerlukan bantuan mikroskop dengan angka pembesaran tertentu. Para ilmuan menemukan bahwa ada beragam macam organel sel. Mulai dari mitokondria, golgi kompleks, vakuola, peroksisom, nucleus, sentrosom, lisosom, terikulum endoplasma, kloroplas, mikrotubulus, apartus golgi dan masih banyak lagi lainnya.
Setiap organel sel ini memiliki peranannya masing-masing. Misalnya saja mitokondria, Ia membawa ATP ke titik-titik dimana energi diperlukan. Mitokondria ini terdiri atas lemak, protein, DNA, ribosom, dan enzim sitokrom. Mitokondria ini berfungsi sebagai tempat respirasi dalam rangka memproduksi energi. Organel sel lainnya adalah badan mikro atau peroksisom. Ia terdiri dari beragam jenis enzim yang berperan dalam proses produksi H2O2 atau peroksida hydrogen. Badan mikro ini memang merupakan sumber enzim yang bersifat katalis dan mengurai senyawa H2O2 menjadi H2O dan O2.
Seperti dikutip dari situs Wikipedia, organel sel digambarkan sebagai sebuah struktur dengan fungsi tertentu yang keberadaannya mengapung di dalam sitoplasma. Untuk menyaksikan organel sel ini, tentu kita memerlukan bantuan mikroskop dengan angka pembesaran tertentu. Para ilmuan menemukan bahwa ada beragam macam organel sel. Mulai dari mitokondria, golgi kompleks, vakuola, peroksisom, nucleus, sentrosom, lisosom, terikulum endoplasma, kloroplas, mikrotubulus, apartus golgi dan masih banyak lagi lainnya.
Setiap organel sel ini memiliki peranannya masing-masing. Misalnya saja mitokondria, Ia membawa ATP ke titik-titik dimana energi diperlukan. Mitokondria ini terdiri atas lemak, protein, DNA, ribosom, dan enzim sitokrom. Mitokondria ini berfungsi sebagai tempat respirasi dalam rangka memproduksi energi. Organel sel lainnya adalah badan mikro atau peroksisom. Ia terdiri dari beragam jenis enzim yang berperan dalam proses produksi H2O2 atau peroksida hydrogen. Badan mikro ini memang merupakan sumber enzim yang bersifat katalis dan mengurai senyawa H2O2 menjadi H2O dan O2.
Organel sel lainnya adalah mikrotubulus. Ia memiliki fungsi dalam
pembentukan silia, benang spindle dan juga sentriol. Lain lagi dengan
mikrofilamen, ia merupakan organel sel yang bertanggungjawab penuh
terhadap semua pergerakan yang terjadi di dalam sel. Sementara itu,
nucleus atau yang dikenal dengan nama inti sel juga merupakan organel
sel. Nukleus ini kaya akan DNA dan volumenya akan selalu bertambah
seiring dengan meningkatnya gerakan sintesis sel. Organel sel
selanjutnya adalag reticulum enoplasma atau biasa dikenal dengan
singkatan RE. Organel yang satu ini dibagi ke dalam dua bagian yakni RE
halus dan juga Re kasar. Kedua RE ini memiliki fungsi berbeda. RE halus
berperan sebagai pengangkut protein yang sebelumnya diproduksi dan
disusun di RE kasar bersama dengan Golgi kompleks. RE halus ini juga
menjalankan reaksi pertama dalam proses oksidasi lemak, melakukan proses
detoksifikasi obat dan racun, menyimpan beberapa senyawa seperti
fospolipid, glikolopid, juga steroid.

Masih ada banyak organel sel lainnya yang menunjukkan sinergitas. Semua organel tersebut, dengan peranannya masing-masing, memastikan organisme bisa melakukan aktiftasnya dengan baik. Meskipun organel sel merupakan bagian terkecil dari makhluk hidup, namun pengaruhnya akan terasa signifikan jika tidak berjalan sesuai dengan semestinya.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/03/apa-itu-organel-sel.html
Label: IPA
Diposting oleh
Unknown
di
21.11
Anda
tertarik mendonorkan darah? Memang manfaat donor darah sangat bagus,
meski demikian tidak semua orang bisa melakukan hal tersebut. Ada
beberapa syarat yang harus dipenuhi antara lain:
Mengetahui Manfaat Donor Darah
Kategori :
Darah,
Donor Darah

Salah
satu jenis kegiatan sosial yang marak dilakukan adalah donor darah.
Kegiatan yang satu ini bertujuan untuk memperkaya cadangan darah agar
mudah diperoleh saat seorang membutuhkannya. Meski tujuan utamanya untuk
memastikan persediaan darah terpenuhi, ternyata kegiatan donor darah
ini juga menguntungkan mereka para relawan yang menyumbangkan darahnya.
Manfaat ini semakin nyata jika seseorang melakukan donor darah secara
rutin dan dengan procedural yang benar. Manfaat donor darah ini cukup
beragam. Simak uraian berikut ini!
Donor Darah: Jalan Menuju Sehat!
Mungkin Anda tak percaya, namun menurut penelitian medis, kegiatan mendonorkan darah memang memiliki sejumlah manfaat yang erat kaitannya dengan kesehatan. Adapun manfaat donor darah yang dimaksud antara lain:
Memelihara Kesehatan Jantung
JIka seseorang secara rutin melakukan donor, maka secara otomatis jumlah zat besi yang ada di dalam darahnya akan stabil. Menurut penelitian, jumlah zat besi dalam tubuh manusia kadang berlebihan. Zat besi ini biasanya diperoleh dari makanan. Dengan mendonorkan darah secara teratur maka secara tidak langsung Anda membuang kelebihan zat besi di dalam tubuh. Dan, zat besi yang seimbang akan berdampak baik pada kesehatan jantung. Zat besi yang berlebih akan membuat jantung Anda bermasalah! Kabarnya, bagi perempuan, keseimbangan zat besi bisa diperoleh saat menstruasi. Namun bagi pria, satu-satunya jalan adalah mendonorkan darah.
Merangsang Pertumbuhan Sel Darah Merah
Manfaat donor darah lainnya adalah meningkatkan jumlah produksi sel hemoglobin. Mengapa bisa? Sebab dengan mendonorkan darah, tubuh Anda akan mengurangi jumlah sel darah merah sehingga sum-sum pada bagian tulang belakang secara otomatis akan memperbaharui keberadaan sel darah merah dalam darah Anda. Dan, pasokan sel darah merah yang baru akan membuat Anda lebih segar dan sehat.
Donor Darah: Jalan Menuju Sehat!
Mungkin Anda tak percaya, namun menurut penelitian medis, kegiatan mendonorkan darah memang memiliki sejumlah manfaat yang erat kaitannya dengan kesehatan. Adapun manfaat donor darah yang dimaksud antara lain:
Memelihara Kesehatan Jantung
JIka seseorang secara rutin melakukan donor, maka secara otomatis jumlah zat besi yang ada di dalam darahnya akan stabil. Menurut penelitian, jumlah zat besi dalam tubuh manusia kadang berlebihan. Zat besi ini biasanya diperoleh dari makanan. Dengan mendonorkan darah secara teratur maka secara tidak langsung Anda membuang kelebihan zat besi di dalam tubuh. Dan, zat besi yang seimbang akan berdampak baik pada kesehatan jantung. Zat besi yang berlebih akan membuat jantung Anda bermasalah! Kabarnya, bagi perempuan, keseimbangan zat besi bisa diperoleh saat menstruasi. Namun bagi pria, satu-satunya jalan adalah mendonorkan darah.
Merangsang Pertumbuhan Sel Darah Merah
Manfaat donor darah lainnya adalah meningkatkan jumlah produksi sel hemoglobin. Mengapa bisa? Sebab dengan mendonorkan darah, tubuh Anda akan mengurangi jumlah sel darah merah sehingga sum-sum pada bagian tulang belakang secara otomatis akan memperbaharui keberadaan sel darah merah dalam darah Anda. Dan, pasokan sel darah merah yang baru akan membuat Anda lebih segar dan sehat.
Membantu Program Diet Anda
Manfaat yang satu ini merupakan dambaan banyak wanita. Dengan mendonorkan darah, Anda bisa membakar kalori dengan baik. Dengan donor darah sejumlah 450 mililiter maka Anda akan membakar kalori yang setara dengan angka 650 kkal.
Melacak Penyakit Yang Tersembunyi
Salah satu prosedur wajib sebelum seseorang melakukan donor darah adalah langkah pemeriksaan. Tenaga medis akan menelusuri riwayat penyakit Anda dan beberapa prosedur pemeriksaan lainnya seperti tekanan darah dan lainnya. Pemeriksaan ini secara tidak langsung akan mendeteksi jika ada penyakit yang Anda derita. Dan, gratis pula!
Kesehatan Psikolgis
Salah satu manfaat donor darah adalah kepuasan secara psikologis yang didapatkan karena telah membantu orang lain.
Syarat Donor Darah
Manfaat yang satu ini merupakan dambaan banyak wanita. Dengan mendonorkan darah, Anda bisa membakar kalori dengan baik. Dengan donor darah sejumlah 450 mililiter maka Anda akan membakar kalori yang setara dengan angka 650 kkal.
Melacak Penyakit Yang Tersembunyi
Salah satu prosedur wajib sebelum seseorang melakukan donor darah adalah langkah pemeriksaan. Tenaga medis akan menelusuri riwayat penyakit Anda dan beberapa prosedur pemeriksaan lainnya seperti tekanan darah dan lainnya. Pemeriksaan ini secara tidak langsung akan mendeteksi jika ada penyakit yang Anda derita. Dan, gratis pula!
Kesehatan Psikolgis
Salah satu manfaat donor darah adalah kepuasan secara psikologis yang didapatkan karena telah membantu orang lain.
Syarat Donor Darah
- Umur pendonor harus berada di antara angka 17 sampai 60 tahun. Untuk usia yang ada di atas 60 tahun harus berdasarkan pertimbangan dari dokter.
- Berat badan pendonor minimal ada di angka 45 kilogram
- Jumlah hemoglobin di dalam darah minimal di angka 12,5 g/dl
- Tidak sedang hamil, menstruasi dan dalam masa menyusui.
- Tekanan darah harus stabil.
- Tidak
menderita beberapa penyakit kronis dan berbahaya seperti HIV, jantung,
hati, paru-paru, ginjal, diabetes mellitus, penyakit kuning, kanker dan
masih banyak lagi lainnya.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/03/mengetahui-manfaat-donor-darah.html
Label: IPA
Diposting oleh
Unknown
di
21.11
Sejarah penemuan virus merupakan serangkaian proses yang panjang. Jadi tidak sama seperti konsep penemuan lainnya, berbicara soal virus, kita
harus memasukkan sejumlah nama tokoh yang memang berjasa dalam proses
penemuan virus itu sendiri. Siapa saja? Yang berada di ururtan pertama
adalah tokoh bernama Adolf Meyer yang berkebangsaan Jerman. Di tahun
1883, ia tertarik untuk menyelidiki lebih lanjut fenomena yang terjadi
pada daun tembakau. Ia mengamati pada daun tersebut terdapat
bintik-bintik berwarna kuning. Saat itu, Adolf Meyer menyimpulkan bahwa
penyebab gejala pada daun tembakau tersebut adalah organisme yang
ukurannya jaug lebih kecil lagi dari bakteri.
Berlanjut pada tahun berikutnya, tepatnya 1892, seorang tokoh bernama Dimitri Ivanowsky yang berasal dari Rusia secara serius mengamati getah pada daun tembakau. Ia mendapati fakta bahwa getah tersebut, meski telah disaring, masih bisa menjadi penyebab penyakit yang di kemudian hari dikenal dengan nama Mosaik. Dimitri kemudian menyimpulkan dua kemungkinan. Pertama, bakteri yang diduganya menjadi penyebab penyakit pada tembakau memproduksi toksin dalam ukuran yang sangat kecil sehingga tidak bisa terfilter saringan. Kemungkinan kedua adalah adanya organisme selain bakteri dalam ukuran yang sangat kecil. Kemungkinan pertama tadi kemudian tereliminasi berdasarkan hasil penelitian lanjutan seorang tokoh bernama Martinus Beijerinck. Ia menemukan fakta bahwa getah daun tembakau tadi tidak kehilangan kemampuannya menyebar penyakit setelah ia disaring. Martinus kemudian menyimpulkan bahwa patogen mosaic pada tembakau bukanlah disebabkan oleh bakteri melainkan suatu faktor yang saat itu ia namai Cotagium Vivum Fludium, yakni cairan yang berpotensi membawa penyakit.
Sejarah penemuan virus kemudian berlanjut pada fenomena lainnya, yakni pada tahun 1898, tokoh bernama Forsch dan Loeffler menemukan penyakit pada sapi yang mereka yakini tidak disebabkan oleh organisme yang bisa menembus fikter yang mampu menyaring bakteri. Kedua tokoh tersebut belum mengetahui bahwa penyebabnya adalah virus. Baru pada tahun 1935, Wendell Meredith Stanley yang berasal dari Amerika Serikat berhasil menemukan partikel yang menjadi penyebab penyakit mosaic pda tanaman tembakau. Wendell kemudian mengkristalkan organisme mikroskopik tersebut yang ia namai Virus Mosaik Tembakau.
Partikel yang ditemukan Wendell tersebut merupakan virus pertama yang ditemukan di dunia. Jadi, meseki keberadaan virus ini telah diketahui jauh sebelum Wendell, namun bisa dikatakan penemu virus yang pertama kali tetaplah Wendell. Selain menandai sejarah penemuan virus, si penyebab penyakit mozaik tersebut juga dikenal sebagai virus yang berhasil divisualisasikan untuk pertama kalinya dengan menggunakan mikroskop elektron.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/06/menelusuri-sejarah-penemuan-virus.html
Menelusuri Sejarah Penemuan Virus

Berlanjut pada tahun berikutnya, tepatnya 1892, seorang tokoh bernama Dimitri Ivanowsky yang berasal dari Rusia secara serius mengamati getah pada daun tembakau. Ia mendapati fakta bahwa getah tersebut, meski telah disaring, masih bisa menjadi penyebab penyakit yang di kemudian hari dikenal dengan nama Mosaik. Dimitri kemudian menyimpulkan dua kemungkinan. Pertama, bakteri yang diduganya menjadi penyebab penyakit pada tembakau memproduksi toksin dalam ukuran yang sangat kecil sehingga tidak bisa terfilter saringan. Kemungkinan kedua adalah adanya organisme selain bakteri dalam ukuran yang sangat kecil. Kemungkinan pertama tadi kemudian tereliminasi berdasarkan hasil penelitian lanjutan seorang tokoh bernama Martinus Beijerinck. Ia menemukan fakta bahwa getah daun tembakau tadi tidak kehilangan kemampuannya menyebar penyakit setelah ia disaring. Martinus kemudian menyimpulkan bahwa patogen mosaic pada tembakau bukanlah disebabkan oleh bakteri melainkan suatu faktor yang saat itu ia namai Cotagium Vivum Fludium, yakni cairan yang berpotensi membawa penyakit.
Sejarah penemuan virus kemudian berlanjut pada fenomena lainnya, yakni pada tahun 1898, tokoh bernama Forsch dan Loeffler menemukan penyakit pada sapi yang mereka yakini tidak disebabkan oleh organisme yang bisa menembus fikter yang mampu menyaring bakteri. Kedua tokoh tersebut belum mengetahui bahwa penyebabnya adalah virus. Baru pada tahun 1935, Wendell Meredith Stanley yang berasal dari Amerika Serikat berhasil menemukan partikel yang menjadi penyebab penyakit mosaic pda tanaman tembakau. Wendell kemudian mengkristalkan organisme mikroskopik tersebut yang ia namai Virus Mosaik Tembakau.
Partikel yang ditemukan Wendell tersebut merupakan virus pertama yang ditemukan di dunia. Jadi, meseki keberadaan virus ini telah diketahui jauh sebelum Wendell, namun bisa dikatakan penemu virus yang pertama kali tetaplah Wendell. Selain menandai sejarah penemuan virus, si penyebab penyakit mozaik tersebut juga dikenal sebagai virus yang berhasil divisualisasikan untuk pertama kalinya dengan menggunakan mikroskop elektron.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/06/menelusuri-sejarah-penemuan-virus.html
Label: IPA
Diposting oleh
Unknown
di
21.09
Pengertian Dan Fungsi Kambium
Kategori :
Akar,
Fotosintesis

Pernah mendengar istilah Kambium? Dalam Ilmu Biologi
khususnya bagian pengenalan tumbuhan, istilah kambium pastilah akan
banyak dijumpai. Mengapa? Sebab kambium memang bagian tak terpisahkan
dari tanaman. Jadi apa yang dimaksud dengan kambium? Secara sederhana,
kambium adalah sebuah lapisan meristematik yang terdapat pada tumbuhan
dimana sel-sel pada kambium tersebut aktif membelah dan bertanggungjawab
atas pertumbuhan sekunder tanaman. Kambium ini bisa diamati pada bagian
batang dan juga akar tumbuhan. Adapun bentuk dari kambium ini berupa
lendir yang terdapat pada kulit dan kayu batang. Secara umum, kambium
dijumpai pada tanaman dikotil dengan batang keras dan berumur panjang. Pada batang berkayu tersebut, fungsi kambium adalah
sebagai medium atau jalur lintas zat hara bergerak dari tanah menuju ke
daun. Selain itu, kambium juga berperan sebagai penyalur makanan yang
dihasilkan dari proses fotosintesis.
Xylem Dan Floem
Tahukah Anda bahwa kambium itu bertumbuh dan menghasilkan dua jaringan yang berbeda. Apabila kambium tumbuh ke arah dalam maka ia akan membentuk xylem atau yang dikenal juga dengan nama pembuluh kayu. Sementara itu, apabila kambium tumbuh ke arah luar maka ia akan membentuk kulit kayu atau floem atau yang kita kenal juga dengan nama pembuluh tapis. Pembentukan kedua pembuluh ini, baik floem maupun xylem dimaksudkan sebagai sarana transportasi zat. Pembuluh xylem sendiri berperan sebagai pengangkut air juga mineral. Adapun floem secara spesifik berfungsi sebagai penganngkut hasil proses fotosintesis.
Jenis-jenis Kambium
Pada dasarnya kabium merupakan jaringan yang bersifat meristem. Ia memiliki kelebihan untuk membelah dan menjadi jaringan meristem sekunder. Pada mulanya kambium hanya dijumpai pada bagian ikatan pembulu yang kita kenal dengan nama kambium vasis/kambium intravasikuler. Fungsi kambium ini adalah untuk membentuk pembuluh xylem dan floem primer. Di sisi lain, kambium yang berada di akar atau batang tepatnya di antara ikatan pembuluh dikenal dengan nama kambium intervasikuler. Kedua jeis kambium ini kemudian mmebentuk lingkaran tahunan pada pohon.
Pembagian jenis kambium lainnya bisa didasarkan pada proses terbentuknya, antara lain:
Pada tulisan lainnya, banyak ahli yang membagi kambium juga menjadi dua bagian yakni:
Xylem Dan Floem
Tahukah Anda bahwa kambium itu bertumbuh dan menghasilkan dua jaringan yang berbeda. Apabila kambium tumbuh ke arah dalam maka ia akan membentuk xylem atau yang dikenal juga dengan nama pembuluh kayu. Sementara itu, apabila kambium tumbuh ke arah luar maka ia akan membentuk kulit kayu atau floem atau yang kita kenal juga dengan nama pembuluh tapis. Pembentukan kedua pembuluh ini, baik floem maupun xylem dimaksudkan sebagai sarana transportasi zat. Pembuluh xylem sendiri berperan sebagai pengangkut air juga mineral. Adapun floem secara spesifik berfungsi sebagai penganngkut hasil proses fotosintesis.
Jenis-jenis Kambium
Pada dasarnya kabium merupakan jaringan yang bersifat meristem. Ia memiliki kelebihan untuk membelah dan menjadi jaringan meristem sekunder. Pada mulanya kambium hanya dijumpai pada bagian ikatan pembulu yang kita kenal dengan nama kambium vasis/kambium intravasikuler. Fungsi kambium ini adalah untuk membentuk pembuluh xylem dan floem primer. Di sisi lain, kambium yang berada di akar atau batang tepatnya di antara ikatan pembuluh dikenal dengan nama kambium intervasikuler. Kedua jeis kambium ini kemudian mmebentuk lingkaran tahunan pada pohon.
Pembagian jenis kambium lainnya bisa didasarkan pada proses terbentuknya, antara lain:
- Kambium primer yakni jenis kambium yang terletak antara floem dan xylem tumbuhan dikotil sekaligus Gymnospermae.
- Kambium sekunder atau kambium gabus merupakan jenis kambium yang ada di permukaan batang maupun akar yang pecah karena proses pertumbuhan sekunder. Fungsi kambium gabus ini, ke luar membentuk sel gabus yang merupakan pengganti dari epidermis. Sementara itu kedalam untuk membentuk sel feloderm yang hidup.
Pada tulisan lainnya, banyak ahli yang membagi kambium juga menjadi dua bagian yakni:
- Kambium pembuluh atau vascular cambium yang merupakan pembatas bagian kulit kayu pada bagian kayu di batang pohon. Kambium ini ke arah dalam membentuk xylem dan keluar membentuk floem.
- Kambium gabus atau felogen/phellogen merupakan bagian tak terpisahkan dari korteks. Fungsi kambium
ini menghasilkan jaringan gabus (ke arah luar) yang berperan sebagai
pengendali masuknya air, pencegah serangan hama, dan fungsi yang
bersifat mekanis lainnya. Sementara itu ke arah dalam, kambium ini
membentuk lapisan kulir bergabus yang dikenal dengan istilah phelloderm.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/09/pengertian-dan-fungsi-kambium.html
Label: IPA
Diposting oleh
Unknown
di
21.07
Sementara itu, dalam bidang pangan, terdapat beberapa bakteri yang
berperan dalam proses pengolahan beberapa jenis makanan. Umumnya,
makanan yang dihasilkan dengan campur tangan bakteri akan memiliki daya
tahan yang ganda serta rasa yang khas. Adapun bakteri yang dimaksud
antara lain:
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/03/jenis-jenis-bakteri-yang-menguntungkan_13.html
Jenis-Jenis Bakteri Yang Menguntungkan
Kategori :
Bakteri

Bakteri merupakan salah satu jenis
organisme yang tidak mempunyai inti sel selayaknya organisme lainnya. Ia
masuk ke dalam kelompok prokariota dengan ukuran yang sangat kecil .
Untuk melihat keberadaan bakteri ini, manusia mutlak memerlukan alat
pembesar berupa mikroskop. Sebagai sel prokariot, bakteri memiliki
struktur yang teramat sangat sederhana. Ia hanya terdiri atas kerangka
sel dan juga organel-organel semisal mitokondria juga kloroplas. Bakteri
bisa dijumpai di semua tempat. Misalnya di udara, air, tanah dan tempat
lainnya. Selama ini bakteri selalu identik dengan penyakit. Memang ada
beberapa jenis organisme ini yang bisa menyebabkan infeksi juga
penyakit. Meski demikian, sesungguhnya terdapat juga beragam jenis
bakteri yang menguntungkan. Tak percaya? Simak uaraian berikut ini.
Bakteri yang bermanfaat secara umum dipergunakan dalam berbagai bidang seperti lingkungan, pangan, industri maupun pengobatan. Misalnya saja bakteri sporafit, ia berperan penting dalam menguraikan jasad makhluk hidup yang telah mati juga sisa atau kotoran dari organisme lainnya di dunia ini. Bakteri tersebut bekerja dengancara mengurai karbohidrat, protein juga komponen senyawa lainnya agar menjadi senyawa amoniak, CO2 maupun komponen senyawa lainnya yang lebih sederhana dari asalnya. Jenis bakteri saporafit atau bakteri pengurai antara lain proteus juga clostridium.
Bakteri yang bermanfaat secara umum dipergunakan dalam berbagai bidang seperti lingkungan, pangan, industri maupun pengobatan. Misalnya saja bakteri sporafit, ia berperan penting dalam menguraikan jasad makhluk hidup yang telah mati juga sisa atau kotoran dari organisme lainnya di dunia ini. Bakteri tersebut bekerja dengancara mengurai karbohidrat, protein juga komponen senyawa lainnya agar menjadi senyawa amoniak, CO2 maupun komponen senyawa lainnya yang lebih sederhana dari asalnya. Jenis bakteri saporafit atau bakteri pengurai antara lain proteus juga clostridium.
Bakteri yang menguntungkan lainnya adalah bakteri yang digolongkan ke
dalam kelompok nitrifikasi, yakni kelompok bakteri yang memiliki
kemampuan untuk menyusuk sejumlah senyawa nitrat yang secara umum
berlangsung di dalam tanah. Bakteri yang masuk ke dalam kelompok ini
memiliki sifat kemolitotrof. Di dalam pertanian, keberadaan bakteri ini
tentu menguntungkan sebab nitrat yang ia hasilkan sangat berperan
dalam meningkatkan kualitas tanaman. Adapun bakteri yang masuk ke dalam
kelompok ini antara lain Pseudomonas stutzeri, paracoccus denitrificans,
Pseudomonas aeruginosa dan lain-lain. Selain bakteri ini, ada pula
kelompok bakteri yang diberi nama bakteri nitrogen. Bakteri ini juga
menguntungkan petani sebab ia mampu mengikat nitrogen yang ada di udara
dan menyimpannya di akar sehingga tanaman akan semakin subur. Jenis
bakteri nitrat ini antara lain bakteri rhizobium, sinorhizobium,
mesorhizobium dan lain-lain.

- Lactobacillus Bulgaricus juga Streptococcus thermophillus yang dicampur bersama susu dan menghasilkan yoghurt.
- Bakteri acetobacter bisa diolah menjadi cuka.
- Bbakteri acetobacter xylium digunakan dalam proses pembuatan kuliner nata de coco.
- bakteri Streptococcus lactis yang dicampur dengan susu dan menghasilkan mentega.
- Lactobacillus sp. yang dicampur dengan ikan atau udang akan menghasilkan terasi.
- Lactobacillus sp. yang dicampur dengan buah akan menghasilkan asinan buah.
- Pediococcus cerevisiae yang dicampur dengan daging akan menghasilkan sosis.
- Lactobacillus bulgaricus juga Streptococcus lactis yang dicampur dengan susu akan menghasilkan kefir.
- Bakteri Streptomyces griseus bisa menghasilkan antibiotik streptomycin.
- Bakteri Streptomyces aureofaciens bisa menghasilkan antibiotik jenis tetracycline.
- Bakteri Streptomyces venezuelae bisa menghasilkan antibiotic jenis chloramphenicol.
- Bakteri Penicillium bisa menghasilkan antibiotic jenis penisilin.
- Bakteri jenis Bacillus polymyxa bisa menghasilkan sejenis antibiotic bernama polymixin.
sumber; http://kelasbiologiku.blogspot.com/2013/03/jenis-jenis-bakteri-yang-menguntungkan_13.html
Label: IPA
Subscribe to:
Komentar (Atom)


